Wahai Para Bengkel, Dilarang “Nakal”, Ya. Nanti Begini Jadinya …

Suara.com – Para pebisnis layanan servis otomotif roda dua (R2) bisa belajar dari kejadian ini. Demikian pula dengan para konsumen. Pendek kata, kedua belah pihak mestinya saling menghargai, tanpa ada niat “nakal”, alias melakukan kecurangan.

Contoh kejadian ini terjadi atas Vaune Phan, seorang lady biker nan seksi, suka berpose bersama Ducati 899 Panigale. Masuk akal, pemilik dan tunggangannya sama-sama keren, siapa tak jatuh hati buat selalu berfoto-foto, bukan?

Vaune Phan dan Ducati 899 Panigale [Facebook: Vaune Phan].Vaune Phan dan Ducati 899 Panigale [Facebook: Vaune Phan].

Nona Vaune Phan telah menggugat bengkel “nakal” bernama Revology Bikes, dan hasil persidangan disahkan 29 Maret 2019. Adapun kelakuan yang dilakukan pihak bengkel atau pebisnis layanan servis otomotif R2 itu adalah melakukan sedikit pengrusakan atas si motor, agar biaya perbaikan bertambah mahal.

Ketahuan oleh si empunya, Vaune Phan pun “menggandeng” Revology Bikes ke meja hijau alias pengadilan. Putusan dari meja hijau adalah pihak bengkel mesti membayar ganti rugi terkait kerusakan atas Ducati 899 Panigale milik Vaune Phan. Deadline pembayaran ditetapkan paling lambat 12 April 2019.

Dalam unggahan curhatnya di laman media sosial Facebook, Vaune Phan menyayangkan aksi bengkel tadi, karena telah melukai kepercayaan konsumen.

“Ketika konsumen mempercayakan motor untuk ditangani, jangan salahgunakan kepercayaan ini. Jika kalian melakukan kesalahan, tolong bertanggung jawab. Sesederhana itulah,” tulis Vaune Phan yang gemar touring ke berbagai negara.

Dan ia juga menambahkan bahwa proses panjang yang dilaluinya semoga bisa menjadi pelajaran buat semua. Sekaligus menjadi pengingat integritas kerja.

Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal